Rabu, 29 Februari 2012
Kisah sedih hidup Artis korea ''Rain''
Rain merupakan salah satu bintang Korea yang sedang menikmati popularitasnya. Ia menjadi idola kaum wanita. Karirnya baik di dunia akting maupun menjadi penyanyi sukses merebut hati penggemarnya. Tapi, siapa tahu, ternyata di balik sikapnya yang ramah dan materi yang berlimpah ternyata Rain memiliki cerita sedih pada masa lalunya.
Rain dilahirkan bukan dari keluarga kaya. Justru sebaliknya, ia hidup dalam keluarga yang serba kekurangan. Ia menetap di sebuah rumah kecil yang kumuh. Ia menceritakan suatu malam ketika ia mau minum air putih, dirinya begitu terkejut karena pada saat lampu dinyalakan ia melihat kecoa di dalam mangkuk yang akan ia gunakan untuk minum.
Meski hidup dalam keluarga yang tak bergelimang harta, tak membuat pria yang memiliki nama asli Jung Ji-Hoon ini putus asa. Ia justru menjadikan hal tersebut sebagai semangat untuk mendapatkan hidup yang layak.
Rain makin bersemangat untuk mengubah nasibnya ketika sang ibu meninggal dunia. Ibunya meninggal dunia, karena tak memiliki uang untuk berobat.
Dan yang membuatnya sangat sedih bukan karena tak bisa membawa ibunya ke dokter saja tetapi ia masih sangat mengingatnya ketika ibunya sakit makanan terakhirnya adalah mi instan. Ia sangat menyesali masa-masa itu karena sebagai anak ia tak bisa melakukan apapun.
Kematin ibunya itulah yang menjadi motivasi utamanya untuk meraih sukses. Pria kelahiran 25 Juni 1982 ini mencoba melakukan apa yang bisa ia lakukan. Demi impiannnya untuk menjadi orang sukses, lawan main Song Hye Kyo dalam drama 'Full House' rela dia tak akan berisitirahat sepanjang hidupnya.
Itulah sepenggal kisah sedih dari masa lalu penyanyi yang terkenal dengan tariannya itu. Kini, Rain telah menjelma menjadi bintang besar. Ia tak hanya dikenal sebagai penyanyi dan aktor, Rain yang juga dikenal dengan nama Bi ini juga sukses menjadi desainer. Kini, ia hidup sukses dan bergelimangan harta. Tetapi, Rain tak pernah lupa dengan cerita masa lalunya yang ia jadikan inspirasinya dalam menekuni karirnya tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar